CHOOSE JOY




Hay blog, sharing pagi-pagi dikit ya karna lagi nganggur gaada kerjaan hehe…
Berumur yang sudah berkepala 2 bukanlah dibilang orang yang masih remaja. Ketika kita meniup kue pertama kita di umur yang sudah berkepala 2 ini, ada banyak hal yang kita fikirkan. Seperti halnya memikirkan apa yang seharusnya dipikirkan para orang dewasa umumnya. Yaaa…. Didalam fikiran saya banyak yang saya ingin dan capai. Tetapi, kita menjalaninya harus sesuai porsi yang kita miliki bukan terlalu menggebu-gebu untuk mendapatkan sesuatu secara instan seperti indomie goring + telur setengah matang wkwk.

Di umur yang sudah berkepala 2 ini, bersyukurlah jika kamu masih diberikan orangtua yang sempurna dan kamu masih bisa melihat senyumnya meskipun lelah. Meskipun tidak semua anak yang masih mempunyai keluarga/orangtua yang lengkap. Dan diumur berkepala 2 inilah banyak anak yang lagi dekat-dekatnya dengan orangtua. Bersendau gurau, menceritakan masalah yang dialami dan menuangkan semua amarah yang ada. Tapi, perlu kalian tahu… tidak semua masalah atau amarah yang kamu miliki saat ini diungkapkan ke orangtua kalian. Memang seharusnya kita sebagai anak harus menghormati orangtua ataupun tidak berbohong sedikitpun meskipun itu berbohong demi kebaikan. Tetapi, tidak semua masalah yang kamu hadapi itu diceritakan ke orangtua kalian masing-masing. Memang kita sebagai anak harus jujur dengan orangtua tetapi meskipun orangtua mu memberikan saran ataupun menasehati kalian pasti dalam hatinya ada rasa cemas atopun resah. Tidak mungkin tidak. Kita semua sudah cukup dewasa. Bukan remaja lagi apalagi anak-anak. Berfikirlah untuk mandiri dan tidak egois. Jangan pernah kalian mengeluh lelah, lesu, letih, dll kepada orangtuamu itu hanya menambah beban fikiran orangtuamu. Ingatlah, orangtuamu lebih lelah dibandingkan kamu yang hanya berkuliah ataupun kursus disini. Memang kita sebagai anak wajib membahagiakan orangtua. Tetapi, bukan dengan cara kamu ataupun saya menceritakan semua semua masalah yang ada di dalam diri kalian. Itu bukan solusi.

Dan diumur kita yang sudah mencapai kepala 2 inilah kita harus menambah wawasan kita di dunia luar. Kita harus berani menerima segala resiko yang kita alami demi membahagiakan orangtua disana. Saya rasa, untuk kalian yang sudah mencapai umur 20an sudah memikirkan tentang keluarga, pekerjaan, jodoh, liburan dan bahkan nasib kita nantinya. Kita sudah dewasa. Kita harus bisa mandiri dinegara sendiri ataupun negara orang. Orangtua kamu yang jauh disana tidak mengerti kondisi kamu sekarang secara langsung. Kamu cukup mengabari baik-baik saja seolah kamu senang disana. Bukan malah mengeluh lelah ataupun bercerita malas dengan orang sekitar. Kamu sudah cukup dewasa untuk memilah kata yang seharusnya diucapkan. Kamu disini hanya mengabarkan ke orangtuamu kalau kamu senang disini, kamu disini tidak ada apa-apa dan buktikan kalau kamu mandiri disini. Kamu disini diajarkan cara bertahan hidup, berinteraksi dengan orang sekitar meskipun tidak nyaman, bersosialisasi dengan orang sekitar yang terdekat dan harus bisa menyesuaikan keadaan. 

Karna disana dan disini itu sangat berbeda dan tidak sama. Bahkan 180 0 bahkan sampai 360 0 .  dan kalian tidak akan bisa hidup tanpa bantuan teman sekarang ini. Kalaupun kalian mandiri dengan semuanya, kamu bahkan tidak dapat hidup dengan seorang diri tanpa bantuan orang lain. So, buat semua anak yang sudah dibilang dewasa bertahanlah hidup. Jangan banyak mengeluh, hadapi sendiri jika kalian mampu dan tetap tersenyumlah jika masalah dating menimpamu.


Sincerenly, Aurora (20th

0 komentar